Rabu, 20 Februari 2013

PEDOMAN PENYUSUNAN LAPORAN PERJALANAN KARYA WISATA SMP NEGERI 2 SECANG TAHUN PELAJARAN 2012/2013

PEDOMAN PENYUSUNAN LAPORAN PERJALANAN KARYA WISATA
SMP NEGERI 2 SECANG TAHUN PELAJARAN 2012/2013

Oleh: Amin Wahyuni, S.Pd.
(untuk kalangan sendiri)

A.    Pengertian
      Laporan perjalanan adalah sebuah laporan kegiatan tertulis yang disusun secara sistematis, berisi tentang laporan perjalanan seseorang dimulai dari persiapan perjalanan sampai dengan kembali ke rumah masing-masing. Tempat-tempat yang dijadikan sebagai objek tujuan perjalanan merupakan inti dari sebuah laporan perjalanan. Oleh karena itu, semua objek yang telah dikunjungi tidak boleh luput dari isi laporan.

Laporan perjalanan termasuk karangan prosa yang berbentuk narasi, dan bersifat nonfiksi. Isi yang dikemukakan bukanlah suatu imajinasi penulis, melainkan suatu yang faktual, bukan rekaan.

Agar laporan dapat mudah dipahami oleh pembaca, perlu diperhatikan hal-hal sebagai berikut.
1.                   laporan ditulis secara lengkap
2.                   Objektif, berdasarkan fakta, apa adanya
3.                   Tidak memasukkan unsur pendapat pribadi
4.                   Menggunakan bahasa baku (Ejaan yang Disempurnakan), komunikatif, lugas, dan 
santun
5.                   Disajikan secara sistematis berdasarkan urutan peristiwa

Agar lebih jelas, berikut ini kerangka penyusunan laporan perjalanan.
1.      Sampul (halaman paling depan/cover)
Berisi tentang judul (LAPORAN PERJALANAN KARYA WISATA SMP NEGERI 2 SECANG KE... TAHUN PELAJARAN...), kegunaan  penyusunan laporan (LAPORAN INI DISUSUN GUNA MEMENUHI SALAH SATU TUGAS MATA PELAJARAN BAHASA INDONESIA KELAS VIII SEMESTER II TAHUN PELAJARAN ...),  identitas penyusun (NAMA, KELAS, NOMOR INDUK), nama sekolah dan tahun pembuatan (SEKOLAH MENENGAH PERTAMA (SMP) NEGERI 2 SECANG KABUPATEN MAGELANG 2013).

2.      Halaman Judul
Sama dengan halaman paling depan, bedanya terletak pada kertas yang digunakan.

3.      Motto dan Persembahan
Motto dapat berupa petikan kitab suci, Al-Quran, Hadits, kata-kata bijak, kata-kata mutiara,dan sebagainya, dengan catatan tidak berlebihan.
Persembahan ditujukan kepada orang-orang yang paling berjasa, dihormati, dicintai, atau disayangi.

4.      Kata Pengantar
Berisi puji syukur kepada Allah swt. dan ucapan terima kasih kepada orang-orang yang berjasa dalam pembuatan laporan perjalanan, dimulai dari orang yang paling tinggi jabatannya, contoh: Kepala Sekolah, Pembimbing laporan, wali kelas, panitia, orang tua, sampai kepada pihak yang tidak dapat disebutkan satu per satu.

5.       Daftar Isi
Berisi tentang garis besar  isi laporan, berupa judul dan subjudul disertai halamannya.

6.      Inti Laporan
Berisi tentang laporan semua kegiatan yang dilaksanakan, dimulai dari persiapan sampai tiba kembali di tempat semula.





Berikut ini contoh kerangka laporan perjalanan.
6.1  Judul (ditulis sama dengan halaman judul)
6.2  Persiapan
6.2.1        Mempersiapkan bekal
6.2.2        Berangkat dari rumah
6.2.3        Berkumpul di sekolah
6.2.4        Masuk bus yang sudah ditentukan
6.2.5        Jadwal Kegiatan
6.3  Pemberangkatan
6.3.1        Pengecekan peserta
6.3.2        Berdoa bersama sebelum berangkat
6.3.3        Pesan-pesan untuk peserta
6.4  Proses Perjalanan
6.4.1         Semua peserta bergembira
6.4.2         Membuka bekal dari rumah dan bernyanyi bersama
6.4.3         Makan bersama di rumah makan
6.4.4         Keadaan peserta selama perjalanan
6.5  Sampai di Lokasi
6.5.1         Tempat penginapan
6.5.2         Persiapan ke objek wisata
6.5.3         Objek yang dikunjungi
6.5.3.1   (Taman Mini Indonesia Indah (TMII)
6.5.3.2   Gelanggang Samodera Ancol (GSA)
6.5.3.3   Dunia Fantasi (Dufan)
6.5.3.4   Pantai Ancol
6.5.3.5   PP Iptek Sabuga
6.5.3.6   Museum Geologi
6.5.3.7   Cibaduyut
(Semua objek yang dikunjungi ditulis secara rinci dan lengkap satu per     
  satu).
6.6  Perjalanan Pulang
6.6.1         Peserta puas
6.6.2         Membeli oleh-oleh
6.6.3         Kelelahan di perjalanan
6.6.4         Bersyukur sampai di sekolah kembali
6.7  Penutup
6.7.1        Simpulan
6.7.2        Saran (kritik/pendapat demi kemajuan objek wisata, bukan untuk pembaca)
6.8  Daftar Pustaka
Buku-buku  yang digunakan untuk membantu penyusunan laporan perjalanan
6.9  Lampiran-lampiran
(foto-foto, brosur, dsb.)
6.10  Cover belakang
(tanpa tulisan apa pun)

B.     Teknik Penyusunan dan Pengumpulan
1.    Laporan Perjalanan disusun dengan cara membuat konsep laporan terlebih dahulu kemudian dikonsultasikan kepada pembimbing
2.    Konsep ditulis dengan menggunakan kertas folio bergaris.
3.    Konsep diserahkan kepada guru pembimbing.
4.    Jika konsep sudah diperiksa dan dikoreksi oleh guru pembimbing, penyusun memperbaiki kembali sesuai pembimbingan.
5.    Konsep yang sudah diperbaiki diserahkan kembali kepada guru pembimbing.
6.    Guru pembimbing memeriksa kembali kemudian menyetujui dengan menuliskan Acc lengkap dengan  tanda tangan dan waktu persetujuan.
7.    Penyusun menulis kembali dengan rapi (diketik atau ditulis tangan) dengan ketentuan sebagai berikut.




Ketikan:
a.       Kertas HVS folio (putih polos)
b.      Jarak antara tulisan dengan tepi: kiri 4 cm  sedangkan atas, bawah, kanan masing-masing  3 cm
c.       Tulisan menggunakan Times New Roman, dengan ukuran font 12. Tulisan
tangan menyesuaikan.

                 Tulis Tangan:
a.       Kertas HVS (putih polos)
b.      Tinta hitam
c.       Jarak antara tulisan dengan tepi: kiri 4 cm  sedangkan atas, bawah, kanan masing-masing  3 cm
d.      Huruf tegak terpisah (bukan latin)

8.    Laporan dijilid rapi dengan warna cover:
KELAS
WARNA
VIII A
hijau tua
VIIIB
biru tua
VIIIC
merah tua
VIIID
kuning
VIIIE
biru muda
VIIIF
merah muda
VIIIG
hijau muda

9.    Laporan diserahkan kepada guru pembimbing kembali dengan menyertakan konsep yang telah disetujui guru pembimbing.
10.               Guru pembimbing menilai kemudian menyerahkan konsep dan laporan perjalanan kepada guru Bahasa Indonesia kelas VIII.

C.    Aspek yang Dinilai:
1.      Isi laporan                                                 : 22%
2.      Sistematika penulisan                                : 21%
3.      Koherensi antar paragraf                           : 21%
4.      Penggunaaan ejaan dan tanda baca          : 21%
5.      Kerapian dan keindahan                           : 15%

Catatan:
-          Setiap siswa wajib membuat laporan perjalanan
-          Siswa yang tidak dapat melaksanakan perjalanan karya wisata karena sesuatu hal tetap diwajibkan menyusun laporan kunjungan objek dengan objek Home Industri terdekat (termasuk siswa SMP Terbuka yang aktif).




Secang, 5 Maret 2013


Tidak ada komentar:

Poskan Komentar